Kamis, 27 Oktober 2011

temanku punya cerita :')

Cerita ini bila di ikuti dengan imajinasi yang di mainkan, kemungkinan akan lebih nyentuh :D

09.09.09 awal perkenalan Neyla dengan Tama . Neyla siswi SMA kelas X yang cukup terkenal di kotanya, dan Tama siswa SMA kelas X yang juga tak kalah terkenal di kotanya mereka tinggal . Perkenalan mereka berlangsung saat Neyla masuk ke salah satu bimbel di dekat rumahnya . Tama adalah salah satu murid di bimbel tersebut yang hampir 1 tahun les disana . Tama cukup populer di bimbel tersebut, karena dia dikenal sosok laki-laki yang ramah kocak gokil tampan baik dan pintar serta jail .
awalnya, Neyla yang saat itu terlihat masih rada bingung harus masuk ke kelas mana tiba-tiba Tama dari belakang menarik rambut Neyla yang jelas-jelas sudah di talinya serapi mungkin . Terang saja, Neyla secara spontan mengatai Tama "rese loh !"
Tama terkejut, Tama terpesona dengan kecantikkan paras Neyla . Cepat-cepat Tama mendekati Neyla, dan meminta maaf "eh sori-sori . Tadi nggak tau, aku kira kamu tadi temen ku haha . Maaf yaa ? Mmmhh, by the way kaya nya aku baru lihat kamu deh . Anak baru ya kamu ?"

Cerita ini bila di ikuti dengan imajinasi yang di mainkan, kemungkinan akan lebih nyentuh :D

09.09.09 awal perkenalan Neyla dengan Tama . Neyla siswi SMA kelas X yang cukup terkenal di kotanya, dan Tama siswa SMA kelas X yang juga tak kalah terkenal di kotanya mereka tinggal . Perkenalan mereka berlangsung saat Neyla masuk ke salah satu bimbel di dekat rumahnya . Tama adalah salah satu murid di bimbel tersebut yang hampir 1 tahun les disana . Tama cukup populer di bimbel tersebut, karena dia dikenal sosok laki-laki yang ramah kocak gokil tampan baik dan pintar serta jail .
awalnya, Neyla yang saat itu terlihat masih rada bingung harus masuk ke kelas mana tiba-tiba Tama dari belakang menarik rambut Neyla yang jelas-jelas sudah di talinya serapi mungkin . Terang saja, Neyla secara spontan mengatai Tama "rese loh !"
Tama terkejut, Tama terpesona dengan kecantikkan paras Neyla . Cepat-cepat Tama mendekati Neyla, dan meminta maaf "eh sori-sori . Tadi nggak tau, aku kira kamu tadi temen ku haha . Maaf yaa ? Mmmhh, by the way kaya nya aku baru lihat kamu deh . Anak baru ya kamu ?"
Neyla yang masih sedikit kesal menjawab dengan sedikit judes "hm, iyaa . Aku anak baru disini, eh sakit tauk ! Udah rapi juga, jadi berantakan nih . Hmf"
Tama membalas omongan Neyla "hhe, iyaiya maaf yaaaa . Kenalan dulu dong, kenalin aku Tangguh Wiratama but please call me Tama . And you ?"
Neyla menjawab pertanyaan Tama "ah sok inggris, orang indonesia aja ngomong inggris haha . Iya, aku Neyla Natasha tapi panggil aja Neyla"
"waooow, nama yang cantik secantik orangnya ?" spontan Tama berkata seperti itu sambil memberi senyuman pada Neyla . Neyla pun tersipu malu ..
Sepulang nya mereka pulang dari bimbel, Neyla berdiri di pinggir jalan sambil memainkan Hp nya dan terlihat gelisah . Didatangi nya Tama, Tama bingung kenapa Neyla berdiri di situ dan terliahat gelisah dan Tama pun bertanya "hloh, nggak pulang Ney ? Terus kenapa kamu disini sambil gelisah banget gitu ? What's up ?" tanya Tama . "aku lagi bingung nih, mau pulang tapi dirumah nggak ada orang . Trus yang jemput aku sapa nih ? Aduuuh, mana udah gelap gini yaampuun .." jawab Neyla dengan gelisah . Dengan tidak berfikir panjang, Tama menarik tangan Neyla menyuruhnya untuk duduk di belakang Tama dan Tama pun mengantar nya pulang . Sesampainya dirumah, Neyla merasa senang dengan kebaikan Tama yang tidak diduganya . Karna dalam pikiran Neyla, Tama adalah anak yang nakal . Setelah itu, Neyla turun dan mengucapkan terimakasih karna sudah di antar pulang . Tama pun mengiyakan nya, dan Tama juga meminta nomor Hp Neyla dengan alasan jika ada apa-apa lagi . Neyla sedikit bingung, namun akhirnya memberikan nya .

selang waktu yang cukup lama, mereka ternyata sudah PDKT dan mereka juga nyambung . Mereka sudah saling kenal dengan orang tua masing-masing, jadi mereka dekat juga orangtua sudah menyetujuinya . Alangkah senang hati mereka, betapa beruntung nya mereka .

Saat malam tahun baru tiba, Tama berencana ingin mengajak Neyla keluar untuk merayakan tahun baru bersama . Setelah mereka membicarakan nya, pukul 20.00 Tama menjemput Neyla . Neyla sangat cantik malam itu, hingga Tama tak sadar jika itu perempuan yang dia sukai . Setengah sembilan malam, mereka berpamitan dengan orangtua Neyla . Orang tua Neyla senang, Neyla bisa dekat dengan orang yang tepat makaari itu orangtua Neyla mengijinkan nya untuk pergi .
Tama mengajak Neyla ke pantai, merayakan nya disana bersama-sama orang banyak namun tidak terlalu ramai . Sengaja Tama mengajak nya untuk duduk di pinggir pantai, dan saat tahun akan berganti Tama mengungkapkan persaan nya pada Neyla "ney, aku suka kamu aku sayang sama kamu . Kamu mau jadi pacar ku, tuk menemani menghadapi hari-hari ku yang sgala sesuatunya akan terjadi denganku ? Aku nggak akan ngecewain kamu ney, aku bakal njagain kamu bahkan hatimu . Aku cinta kamu Neyla Natasha" Neyla tersenyum malu, dia diam sejenak . Dan saat orang menghitung detik secara mundur, Neyla menjawab "iyaa Tama, aku mau jadi pacarmu . Aku akan menemanimu slalu, aku cinta kamu Tangguh Wiratama !" dan Tama merangkul serta mencium kening Neyla sebagai tanda sayang nya dan pada saat itu juga kembang api juga berkelip'an di langit . Amat indah malam itu, mereka sangat senang hati mereka gembira .. Dan mulai tanggal 01.01.10 mereka remi menjalin sebuah hubungan :)

waktu terus berjalan, mereka berpacaran sangat harmonis . Teman-teman mereka juga ikut senang melihatnya, apalagi orangtua mereka .
Pada tanggal 14.02.10 saat hari valentine,hari kasih sayaang mereka pergi . Tama mengajaknya pergi ke tempat yang indah, di sebuah bukit dan ada pohon besar yang rindang di sana . Mereka duduk di bawah pohon tersebut, sambil merasakan angin yang membelai tubuh Neyla bersandar di badan Tama . Tenang damai nyaman senang berfikir positif, itu yang mereka rasakan . Cukup lama, kemudian Neyla tiba-tiba mengajak Tama untuk bermain-main di sekitar sana dan berfoto-foto untuk menambah kenangan indah mereka . Selanjutnya, saat Neyla melihat hasil foto-fotanya sambil tersenyum di belakang Neyla Tama sedang menyayat tangan nya sendiri . Di ujung-ujung jari nya, di tuliskan nya nama N E Y L A . Setelah berdarah, Tama meminta Neyla untuk memfoto nya . Neyla terkejut dengan apa yang di lakukan pacar nya itu, spontan Neyla menyentak "sayang ! Apa-apaan kamu he ! Buat apa kaya gini, ck" Tama menjelaskan dengan memberi senyuman "engga apa-apa sayang, tenang aja nggak sakit-sakit banget kok . Aku pingin ada nama mu di alirah darah dalam tubuh ini sayaang, aku cinta kamu aku nggak mau kita terpisah nantinya" mendengar itu, Neyla tersenyum haru dan hampir saja meneteskan air mata dan Neyla memeluk kekasih nya yang sangat dia cinta itu . Tak lama, Neyla juga ikut-ikutan menyayat ujung jari-jarinya dengan tulisan (gambar hati) T A M A . Tadinya Tama ingin marah, tapi dia berfikir lagi . Setelah itu, mereka ingin keduanya mengeluarkan darah dan mereka satukan darah itu . Akhirnya Tama menuliskan kata 'Cinta LaMa' pada telapak tangan Neyla, Neyla pun juga melakukan hal yang sama . Mereka fikir, 'Cinta LaMa' adalah cinta NeyLa dan TaMa yang akan abadi tuk selamanya . Darah mereka sudah telihat dan mereka berfoto lagi, sambil menyatukan tangan kanan mereka . Mereka harap, mereka bisa saling mencintai hingga mereka tiada .
sampai cukup lama, tulisan itu tidak hilang . Tulisan itu tetap berbekas .
hari berganti hari, saat mereka mendapat tugas yang sama dan kebetulan mereka belum punya buku yang mereka berniat untuk membelinya di sebuah toko buku yang cukup terkenal . Saat akan berangkat, Neyla bertanya dengan mama nya "ma, aku sudah cantik belum ?" sambil memberi senyuman dan mamanya menjawab "cantik banget kamu sayaang, tapi kamu kok tumben pakai nya serba putih gitu ? Muka kamu juga keliatan pucat ya ? Kamu engga apa-apa kan Ney ?" mama Neyla merasakan ada kejanggalan . Namu semua ditepisnya . Akhirnya Tama juga datang, dan Tama juga terlihat memakai serba putih . Mulai dari baju, jaket, celana, tas, hingga sepatu juga putih . Dan mereka berangkat, di jalan mereka hampir saja kecelakaan karna sebuah mobil yang ada di depan mereka mengerem mendadak . Untung saja Tama pintar-pintar menghindar ..
sesampainya di toko buku tersebut, mereka langsung mencari bukunya . Setelah dapat, mereka melihat-lihat novel . Dan ada salah satu novel berjudul 'Cintaku kan Ku Bawa Sampai Mati' dengan cover pasangan yang sedang menyatukan tangan kanan mereka . Neyla dan Tama fikir ini sama seperti yang mereka lakukan dulu, dan mereka mengambil novel tersebut dengan bersamaan . Mereka saling berpandangan, dan mereka membaca sinopsis yang ada di cover belakang dan Neyla bertanya pada acarnya "sayaang, kok ceritanya kaya perjalanan cinta kita yaa ? Aku beli ini yaa ?" Tama pun menjawab "iya sayaang, bener banget . Iya beli aja, aku juga pingin baca ceritanya . Tapi kok akhir ceritanya ............... Ah udah ah, yukkita bayar dulu" dan Tama merangkul pundak Neyla sambil mengajak nya berjalan .
sepulang nya, perasaan mereka tidak enak dan Neyla dari belakang memeluk erat tubuh Tama seperti tidak ingin berpisah, merasakan itu Tama juga menggenggam erat tangan Neyla saat Tama memboncengkan Neyla . Tidak lama kemudian, Tama berhenti dan mereka berbicara bersamaan tanpa ada rencana untuk berbicara bersama (telepati) "aku nggak mau pisah sama kamu sayang !" mereka terkejut, mengapa bisa bersamaan . Tanpa pikir panjang, mereka melanjutkan perjalanan . Tama merasa ada yang mengganggu dalam pikirannya, hingga dia tak dapat berkonsentrasi . Neyla juga merasakan hal tersebut, namun Neyla memilih untuk memeluk Tama erat .
Saat di belokan tajam, dan saat itu habis hujan deras Tama tak bisa mengendalikan motornya . Rem motornya blong ! Dan di depan nya terdapat bus besar yang membawa muatan yang cukup banyak . Kecelakaan pun tak terhindarkan ! Tama dan Neyla terjatuh, masuk ke bawah dari bus tersebut dan naas nya kepala mereka terlindas bus tersebut . Mama Neyla yang saat itu sedang mengelap vas bunga kesayangan mama Neyla yang di beri Neyla untuk mama nya itu, tiba-tiba jatuh . Mama Neyla sangat kaget, dan ia langsung berfikiran pada Neyla . Mama Tama juga terkejut saat foto anak kesayangan nya terjatuh dari dinding . Fikiran mama Tama sangat kacau . Sedangkan Neyla dan Tama langsung meninggal seketika di tempat, dengan posisi tangan mereka yang mereka tulis saling menggenggam dan Tama seperti mencium kening Neyla, persis saat Tama menembak Neyla dahulu .
akhir perjalanan 'Cinta LaMa' berakhir tragis, pada tanggal 10.10.10 . Dan benar cinta mereka abadi hingga mereka tiada keduanya, dan perjalan cinta mereka mirip dengan novel 'Cintaku kan Ku Bawa Sampai Mati' yang mereka beli beberapa saat lalu .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar